Brand Transformation for Businesses Growing Across Asia • Up to 50% EDG Support for Eligible Projects. Limited Time Only

Creativeans C LogoCreativeans
EN

Lawe Indonesia: Branding untuk Social
Enterprise yang Berakar pada Warisan dan Pemberdayaan

Branding
Communication Design
Creative Investment
Incubation Program
Packaging Design
UI/UX Design
LAWE Branding Social Enterprise Indonesia

{ Project Overview }

Lawe adalah social enterprise berbasis komunitas yang menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan perempuan, mengolah tenun tradisional Indonesia menjadi produk kontemporer dengan dampak yang berkelanjutan.

Melalui revitalisasi tenun tradisional Indonesia, Lawe menjaga warisan budaya tetap hidup sekaligus membuatnya relevan dengan gaya hidup modern. Lawe mengolah keterampilan dan karya tenun menjadi produk fungsional dan kontemporer yang membawa nilai budaya, manfaat nyata, serta cerita dari komunitas di baliknya. Brand Lawe mengubah kerajinan tenun menjadi produk fungsional dan kontemporer yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga membawa makna sosial dan budaya. Dengan demikian, tenun tradisional tetap relevan, bermanfaat, dan dapat dikenal serta diapresiasi oleh lebih banyak orang.

Di balik positioning Lawe adalah komitmennya untuk memberdayakan perempuan Indonesia melalui keterampilan, sumber daya, dan peluang. Dengan mendukung para perajin tenun dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi, Lawe menghubungkan pemberdayaan perempuan dengan pelestarian warisan tenun tradisional Indonesia.

Lawe Indonesia and Creativeans official MOU session - The Project Matters

{ Creative Challenge }

Identitas brand lokal yang menghadapi tantangan dalam menyampaikan misi sosial dan memperluas jangkauan ke audiens internasional
  1. 01

    Lawe ingin memperluas jangkauan pasar sambil tetap mempertahankan misinya dalam memberdayakan perempuan lokal dan melestarikan tradisi tenun Indonesia.

  2. 02

    Identitas brand dan komunikasi yang ada belum sepenuhnya menyampaikan dampak sosial, nilai budaya, dan kualitas perajin Lawe.

  3. 03

    Lawe membutuhkan narasi brand yang lebih kuat untuk menjembatani warisan kerajinan tradisional dengan kebutuhan dan ekspektasi audiens masa kini.

  4. 04

    Tanpa brand positioning, brand narrative, dan visual identity yang lebih jelas, Lawe berisiko dipersepsikan hanya sebagai produsen tekstil, bukan sebagai social enterprise Indonesia yang memiliki dampak sosial dan budaya.

{ The Solution }

Pembaruan identitas dan brand positioning Lawe untuk mengangkat pemberdayaan, warisan budaya, dan keahlian kerajinan ke audiens yang lebih luas.
  1. Memperjelas brand positioning Lawe untuk mengkomunikasikan misinya dalam pemberdayaan perempuan dan pelestarian tradisi tenun Indonesia.

  2. Mengembangkan brand identity melalui logo, colour palette, typography, dan elemen visual yang merepresentasikan perajin dan warisan budaya Lawe dengan relevansi bagi audiens yang lebih luas.

  3. Memperkuat website dan social media untuk menciptakan digital presence yang lebih konsisten, meningkatkan engagement, serta menyampaikan cerita dan misi Lawe dengan lebih jelas.

  4. Mengembangkan desain produk dan packaging yang lebih menarik dan relevan, sekaligus memperkuat nilai keberlanjutan dan perajin yang menjadi bagian dari brand Lawe.

Pembaruan identitas dan brand positioning Lawe untuk mengangkat pemberdayaan, warisan budaya, dan keahlian kerajinan ke audiens yang lebih luas.

{ PERBEDAAN }

LAWE Branding Social Enterprise Indonesia before
LAWE Branding Social Enterprise Indonesia after
{ BEFORE }{ AFTER }

{ Brand Audit }

Kami membantu Anda memahami brand, pelanggan, dan kompetitor secara lebih dalam.

Brand audit merupakan proses menyeluruh untuk mengevaluasi bagaimana pelanggan dan stakeholder melihat sebuah brand. Proses ini mencakup peninjauan terhadap brand positioning, komunikasi, materi pemasaran, serta customer experience untuk memahami kekuatan dan peluang pengembangan brand.

Melalui brand audit, kami membantu mengidentifikasi kesenjangan dan inkonsistensi dalam komunikasi brand, memastikan nilai yang disampaikan tetap relevan dengan audiens, serta menemukan peluang untuk membangun brand yang lebih kuat dan dipercaya dalam jangka panjang.

Mengapa Brand Audit Diperlukan?
Brand Audit

{ Brand Positioning }

Kami memosisikan Lawe sebagai social enterprise berbasis komunitas yang menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan sosial terhadap perempuan, mengubah tenun tradisional Indonesia menjadi produk kontemporer dengan dampak yang berkelanjutan.

Melalui revitalisasi tenun tradisional Indonesia, Lawe menjaga warisan budaya tetap hidup sekaligus membuatnya relevan dengan gaya hidup masa kini. Lawe mengubah kerajinan tenun menjadi produk fungsional dan kontemporer yang memiliki nilai estetika, budaya, dan sosial, sehingga tenun dapat terus dikenal, digunakan, dan diapresiasi oleh lebih banyak orang.

Di balik brand positioning Lawe adalah komitmennya untuk memberdayakan perempuan Indonesia melalui keterampilan, sumber daya, dan peluang. Dengan mendukung para perajin tenun dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian ekonomi, Lawe menghubungkan pemberdayaan perempuan dengan pelestarian warisan tenun tradisional Indonesia.

Brand Positioning

{ Brand Identity }

Identitas visual Lawe dibangun dari gagasan tentang benang, yang merepresentasikan tenun mimpi, komunitas, dan pemberdayaan melalui keahlian kriya Indonesia.

Elemen visual menggunakan garis-garis yang saling terhubung, terinspirasi dengan gestur merangkul, dan menyatukan. Elemen ini merefleksikan misi Lawe dalam memberdayakan perempuan Indonesia sekaligus menghargai tenun sebagai bagian dari budaya dan bentuk social enterprise yang berdampak.

Dengan menjembatani tradisi dan modernitas, identitas ini memosisikan Lawe sebagai brand yang berorientasi pada masa depan namun tetap berakar pada nilai dan tujuan. Sistem visual yang terinspirasi dari benang merepresentasikan keterhubungan, ketangguhan, dan kemajuan bersama, membantu Lawe menjaga kekayaan tenun Indonesia sekaligus menghadirkannya dengan relevansi bagi audiens masa kini.

Brand Identity
LAWE_INDIGO-AWARD-2025
Brand Identity image 2
Brand Identity image 3

{ Brand Touchpoints }

Brand touchpoints Lawe menerjemahkan misi pemberdayaan, keberlanjutan, dan keahlian kriya Indonesia ke dalam pengalaman yang konsisten di berbagai platform.

Mulai dari website dan social media hingga packaging, retail presence, dan komunikasi dengan customer, setiap touchpoint dirancang untuk menyampaikan nilai Lawe sebagai brand berbasis komunitas secara jelas dan konsisten. Berbagai penerapan brand touchpoints ini memperkuat komitmen Lawe terhadap pemberdayaan perempuan, pelestarian tenun tradisional, dan praktik konsumsi yang lebih berkelanjutan.

Identitas visual dan verbal diterapkan secara konsisten di berbagai lingkungan, tetap terasa hangat, purposeful, dan mudah dikenali. Melalui sistem touchpoint yang terpadu, Lawe dapat terhubung dengan audiens lokal maupun internasional melalui pengalaman brand yang bermakna, berakar pada budaya, dan relevan secara global.

Brand Touchpoints
Brand Touchpoints touchpoint 1
Brand Touchpoints touchpoint 2
Brand Touchpoints touchpoint 3
Brand Touchpoints touchpoint 4
CREATIVEANS_LAWE INDONESIA_IMAGE COVER 1
Brand Touchpoints image 1
Brand Touchpoints image 2

{ Brand Rollout }

Brand rollout Lawe dipandu oleh brand manual yang komprehensif untuk memastikan identitas yang konsisten dan profesional di setiap touchpoint online maupun offline.

Kami mengembangkan panduan yang jelas untuk penggunaan logo, typography, colour palette, dan tone of voice, sehingga tim internal, desainer, dan partner memiliki referensi praktis untuk menerapkan brand secara konsisten. Hal ini membantu Lawe mempertahankan identitas visual dan verbal yang terpadu di berbagai komunikasi, materi pemasaran, dan platform digital.

Dengan sistem rollout yang terstruktur, Lawe dapat memperkuat brand recognition dan membangun kepercayaan dengan audiens. Pendekatan yang konsisten ini juga mendukung ekspansi Lawe ke pasar internasional, memastikan setiap touchpoint membawa kejelasan, konsistensi, dan kepercayaan yang sama.

Brand Rollout

LAWE adalah social enterprise berbasis komunitas yang berkomitmen melestarikan teknik tenun tradisional Indonesia sekaligus memberdayakan perempuan di dalam komunitas. Selama 20 tahun terakhir, kami telah menghadapi berbagai tantangan dan merayakan banyak pencapaian. Pada 3 Agustus, kami menandai pencapaian penting dengan merayakan ulang tahun ke-20 kami. Pada momen istimewa ini, kami juga meluncurkan kembali brand dan logo kami dengan dukungan dari tim Creativeans. Kami sangat berterima kasih atas kreativitas, kesabaran, dan arahan yang diberikan Creativeans selama proses ini. Terima kasih telah membantu kami menghadirkan brand baru LAWE.

Fitria Werdiningsih logo
Fitria Werdiningsih
Business Unit Manager, Lawe Indonesia

Our Featured Work

View All Projects
Professional headshot of a smiling woman in a white blazer and burgundy blouse, hands loosely clasped.

Yulia Saksen

Co-Founder of Creativeans
International Brand Consultant

Your Brand Might Look Fine.
But Is It Working?

Learn where your brand is losing clarity, distinctiveness or consistency, and what should happen next.

Book a Free Brand Consultation with Yulia

Contact Us Now